Pages

Sunday, August 28, 2011

Pesan Ramadhan Kepada Kita

Andai Ramadhan dapat berbicara kepada kita, maka inilah yang mungkin akan disampaikannya:

Pesan pertama: Setelah aku pergi, jangan kau lupakan aku (puasa) karena aku akan datang kembali menghampirimu selama 6 hari di bulan Syawal itu tiada lain agar aku dan kamu sentiasa dekat, aku akan lebih dekat lagi ketika kau melaksanakan puasa Senin dan Kamis, atau puasa ayyâmul baidh (tarikh 13, 14, dan 15 setiap bulan qamariyah), puasa Arafah, puasa Asyura, bahkan Rasulullah SAW menganjurkan untuk melaksanakan puasa Daud (sehari berpuasa sehari berbuka). Itu semua tiada lain agar kau selalu mengingatiku, sehingga aku pasti menunggumu di pintu ar Rayyân (syurga).

Pesan kedua: Setelah aku pergi, jangan kau biarkan kitab suci Al - Quran bersampulkan debu, buatlah jadual agar kamu dapat tetap membacanya seperti sediakala ketika aku ada bersamamu.

Ketahuilah bahwa Al - Quran itu salah satu penyubur hatimu, dan Al - Quran merupakan salah satu yang dapat memberimu syafaat kelak. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW :

“Puasa dan Al - Quran itu akan memberikan syafa’at kepada hamba di hari kiamat. Puasa akan berkata, ‘Ya Rabbi, aku telah menghalanginya dari makan dan syahwat, maka perkenankanlah aku memberikan syafa’at untuknya.’ Sedangkan Alquran akan berkata, ‘Ya Rabbi, aku telah menghalanginya dari tidur di malam hari, maka perkenankanlah aku memberikan syafa’at untuknya.’ Maka Allah SWT memperkenankan keduanya memberikan syafa’at (pembelaan).” (HR Imam Ahmad dan Ath-Thabrani).

Pesan ketiga: Setelah aku pergi, jangan kau tinggalkan solat malam walaupun kamu sanggup hanya melakukan beberapa rakaat saja, sungguh solat malam mampu mendekatkanmu dengan Tuhan-ku.

Pesan keempat: Setelah aku pergi, jangan kau tinggalkan kebaikan-kebaikan yang sudah kamu lakukan di saat aku ada di sisimu, ketahuilah bahwasanya Tuhan-ku sentiasa mencintai satu amalan kebaikan yang dilakukan tanpa henti walaupun itu sedikit. Sebagaimana sebuah hadis dari ’Aisyah RA, beliau mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

" Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang berterusan meskipun ianya sedikit. " (HR Muslim).

Pesan kelima: Saat aku pergi, duhai kasihku Muslimah jangan kau lepaskan kembali penutup auratmu, kerana di situ kehormatan dan kemuliaanmu terjaga, jangan kau memakainya kerana aku, tapi pakailah ia kerana Rabb ku.

Pesan terakhir: Kun Rabbâniyyan walâ takun Ramadhâniyyan, jadilah kau insan yang senantiasa beribadah kepada Allah, jangan kau beribadah hanya dibulan Ramadhan saja, karena sungguh Allah itu Tuhan di seluruh waktu.

(Sumber Pesan Akhir Ramadhan Oleh : P Imron Nurtsani Lc, Republika, Senin, 29 Agustus 2011 06:04 WIB)

3 comments:

Haruno Hana 하나 said...

thanks for the reminding :) nak share boleh? hehe

Ikasah said...

jazakillah kak sarah for the sharing
luv it so muchh

Ara Ali Fath said...

hana- sila - sila. moga peroleh manfaat bersama.

ika- wa iyyaki y ukh :)